MRSMPC 98/99 - Maktab Rendah Sains Mara Pengkalan Chepa  
:: Home  ::  Downloads  ::  Your Account  ::  Forums  ::
Benda2 Best
· Home
· Downloads
· Forums
· Gallery
· Journal
· Members List
· NuCalendar
· Private Messages
· Statistics
· Stories Archive
· Submit News
· Surveys
· Top 10
· Web Links
· Your Account
 
Sape tuh?
Membership:
Latest: marmoda87
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 268

People Online:
Visitors: 10
Members: 0
Total: 10
 
 pilih ibu atau bayi?
Mentazkirah hati mendidik jiwa...zara writes "Seorang lelaki berjalan mundar-mandir di lorong hospital, gelisah akan keadaan isterinya yang akan melahirkan anak sulung mereka.Setelah beberapa
jam ia menunggu, tak jua terdengar tangisan bayi. Tiba-tiba,seorang doktor berjalan tergopoh-gopoh keluar dari ruang persalinan menuju kearahnya.
"Bagaimana keadaannya doktor?" tanyanya penuh harap.
"Maaf encik, kami sudah berusaha, keadaannya amat kritikal. Si ibu sudah tak sedarkan diri!" jawab doktor itu.
"Jadi bagaimana doktor ...?"
"Kami tak mungkin dan berupaya untuk
menyelamatkan keduanya, tapi masih ada harapan. Kami hanya punya satu
pilihan, menyelamatkan si ibu, atau menyelamatkan si bayi!"
Lelaki tersebut kebingungan, dan tak dapat berkata-kata.......
"Maaf encik, setiap saat amat berharga, tolong cepat untuk membuat pilihan!" desak doktor itu. Akhirnya, dengan berat hati lelaki itupun berkata dengan nada sayu,
"Doktor, saya sangat bingung .. Saya serahkan sepenuhnya kepada doktor. Tolong lakukan yang terbaik!" pintanya.
Doktor pun bergegas kembali ke ruang persalinan. Nampaknya dia sudah berpengalaman menangani masalah darurat atau kritikal seperti ini. Dan dia
tahu apa yang harus dila kukannya.
----------------------------------------------------------------------------
--------
Ini adalah salah satu contoh, bagaimana keyakinan beragama boleh mempengaruhi keputusan disaat genting. Bagi seorang doktor beragama kristian/katolik, ia akan berusaha menyelamatkan si anak, dan mengorbankan si ibu. Bagi doktor muslim, ia akan berusaha menyelamatkan si ibu, dan mengorbankan si bayi.
Memang benar, dua-duanya adalah pilihan yang sukar, tapi itulah jalan terakhir dan muktamat.. Mengapa ia boleh berlaku seperti demikian? Dalam
ajaran kristian, setiap manusia yang lahir sudah membawa dosa, doktrin ini dikenal dengan "dosa waris" atau "dosa asal". Manusia yang lahir sudah
menanggung dosa Nabi Adam dan Hawa. Untuk menebusnya ia harus mengikuti seorang penyelamat yakni penebus dosa (Ketua Paderi atau Pope). Doktor Kristian itu akan berjuang sedaya upaya untuk menyelamatkan si anak, agar
dia dapat lahir dengan sihat dan selamat walaupun sebaliknya terpaksa mengorbankan si ibu . Doktor berharap, setelah anak itu lahir ia akan mendapat kesempatan untuk dibaptiskan, untuk tujuan menebus dosanya.. Jika si anak meninggal sebelum dibaptiskan, anak itu akan masuk neraka. Sebab, dosanya belum sempat ditebus.
Dalam ajaran Islam, setiap manusia lahir dalam keadaan fitrah/suci. Doktor muslim akan berjuang menyelamatkan si ibu, kerana dia tidak bimbang yang bayi akan masuk neraka. Dengan terselamatkannya si ibu, insyaAllah setelah
sihat kembali akan dikurniai kekuatan untuk mengandung lagi dan mudah-mudahan mendapatkan ganti yang lebih baik, yang lebih soleh. Sedangkan anak yang tak sempat terselamatkan, biarlah ia kembali kepada Allah dalam keadaan suci. Mungkin lebih baik sekiranya bayi itu tidak dila hirkan di dunia yang penuh tipu daya ini agar hidupnya kelak tidak menjadi orang yang tersesat.
Demikianlah, dalam keadaan serba salah lelaki itu tak sempat untuk memastikan agama doktor tadi. Dan ia sudah berserah sepenuhnya kepada doktor
itu. Di dunia ini ada banyak agama dan kepercayaan. Pemahaman kita terhadap
ajaran agama yang kita anut, akan menentukan jalan hidup kita.
Itu sebabnya amat penting bagi kita orang Islam menentukan yang bakal menerima kelahiran anak kita adalah seorang doktor muslim. Sejak bangun
tidur, kita sudah dihadapkan kepada pilihan.
1.. Meneruskan tidur, atau bangun sholat subuh?
2. Untuk lunch dahulu, atau sholat zohor dahulu?
3. Setelah habis kerja, adakah terus pulang ke rumah, atau singgah ke gerai kopi/disco dahulu?
4. Ikut terlibat melakukan pecah amanah, atau dimusuhi rakan sekerja?
5. Menyegerakan berkahwin, atau menundanya dulu?
6. Hidup mulia di sisi Allah, atau mulia dalam pandangan manusia?
7. Dan banyak lagi.....
Kita akan sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang lebih sukar, dan melibatkan akibat atau natijah yang sangat ditakuti. Tambahkan diri dengan ILMU. Mudah2an selamat kita semua di dunia & di akhirat. Amiin.


"
Posted on Thursday, May 14 @ 22:10:39 MDT by pali
 
Login
Nickname

Password

Don't have an account yet? Just email one of the admins for access!
 
Related Links
· More about Mentazkirah hati mendidik jiwa...
· News by pali


Most read story about Mentazkirah hati mendidik jiwa...:
antara cinta dan perintah ALLAH

 
Article Rating
Average Score: 0
Votes: 0

Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

 
Options

 Printer Friendly Printer Friendly

 Send to a Friend Send to a Friend

 
"Login" | Login/Create an Account | 0 comments
The comments are owned by the poster. We aren't responsible for their content.

No Comments Allowed for Anonymous, please register
Web site powered by PHP-Nuke

All logos and trademarks in this site are property of their respective owner. The comments are property of their posters, all the rest © 2002 by Francisco Burzi.
MRSMPC 98/99 Website by Usamah Jamaludin
PHP-Nuke Copyright © 2004 by Francisco Burzi. This is free software, and you may redistribute it under the GPL. PHP-Nuke comes with absolutely no warranty, for details, see the license.
Page Generation: 0.05 Seconds
:: fiapple phpbb2 style by Daz :: PHPNuke theme by www.nukemods.com ::